EnglishIndonesia

Email: info@sahabatanak.com

Jambore Sahabat Anak XVI
Buper Ragunan, 7-8 Juli 2012


“Tidak Takut Bersuara”

Memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli, Sahabat Anak kembali menggelar Jambore untuk 1000 anak-anak jalanan dan marjinal, serta melibatkan 500 voluntir untuk mendampingi adik-adik selama 2 hari 1 malam. Tahun ini, tema yang diusung adalah “Suarakan Impianmu”, hak bersuara dan berpartisipasi yang merupakan salah satu hak anak yang tercatat dalam Konvensi Hak Anak yang disahkan oleh PBB (20 November 1989).

Selama 5 bulan persiapan Jambore Sahabat Anak (JSA) dilakukan, mulai dari menentukan lokasi dan tanggal, mematangkan konsep acara, menghubungi area-area yang akan diikutsertakan, mencari 500 voluntir pendamping, sampai usaha memenuhi kebutuhan dana dan natura. Semuanya dipersiapkan oleh para voluntir panitia yang di tengah kesibukannya mau berkomitmen dalam kepanitiaan. Kelancaran persiapan ini juga tak lepas dari peran serta para Sahabat yang turut andil dalam mendistribusikan voucher sebagai salah satu bentuk pencarian dana, berdonasi dan keterlibatan Sahabat pendukung (sponsor). Ya, segala persiapan dilakukan demi terlaksananya 2 hari bahagia yang penuh makna ini bagi anak-anak jalanan/marginal.

Peresmian JSA XVI dan Sahabat Mandiri
Hari yang dinantikan pun tiba, jam 5 pagi bus peserta mulai berdatangan. Mereka melakukan registrasi, foto bersama per kelompok tenda, lalu menuju tenda masing-masing untuk makan pagi dan mengganti kaos mereka dengan kaos kuning cerah JSA XVI yang sudah disediakan.

Jam 8.30 JSA XVI dibuka dan diresmikan oleh Kak Vina Puspita selaku Ketua Panitia bersama Pak Hari Dewanto Vice President Corporate Risk I Group dari Bank Mandiri selaku sponsor utama JSA XVI. Dalam kesempatan itu, diresmikan juga program Sahabat Mandiri yang merupakan program Sahabat Anak bagi remaja jalanan usia kerja untuk menjadi pribadi mandiri melalui akses pelatihan menuju kewirausahaan. Produk perdana yang diluncurkan adalah Sahabat Mandiri AirCon, satu layanan service dan perawatan pendingin udara, kerjasama antara Sahabat Anak dan Bank Mandiri. Menyusul nanti adalah Sahabat Mandiri Hydroponic (sayur dan buah organik), Sahabat Mandiri Refleksi, dan lainnya.

Disinari cerahnya mentari, adik-adik didampingi oleh kakak-kakaknya mulai menuju ke area Debat Cilik yang tersebar di 12 pos, mereka akan memasuki 3 pos untuk mengikuti sesi debat dengan 3 tema berbeda. Selama 3 jam adik-adik diajak untuk mengutarakan pendapatnya terhadap suatu situasi yang diberikan oleh fasilitator. Misalnya, menyisihkan sebagian uang untuk ditabung, setujukah? Apa alasannya? Nah, di sinilah setiap adik diberikan kesempatan untuk berpendapat dan menghargai pendapat orang lain dengan cara yang sederhana.

Setelah itu seluruh peserta makan siang dan melanjutkan acara berikutnya, yaitu sesi Workshop. Terdapat 3 tema workshop: menulis, menggambar, dan musik. Lewat workshop ini, adik-adik diberi wawasan bahwa untuk menyuarakan mimpi, memberikan opini dan pemikiran, mereka bisa memanfaatkan media seni yang tanpa batas, tidak takut untuk bersuara.

Belum Pernah ke Pantai
Sore harinya, seluruh peserta beristirahat sejenak dari kelelahan beraktivitas sepanjang hari. Lelah tapi seru pastinya. Sambil berkumpul di tenda masing-masing, setiap PJ Tenda (koordinator setiap tenda) memimpin Sharing Kelompok, saling berbagi mimpi dan harapan, kemudian menuliskannya di selembar kain yang sudah disiapkan panitia. “Saya kepingin pergi ke pantai, soalnya saya belum pernah ke pantai.” Tulisan polos dari salah seorang adik. Inilah mimpi adik-adik, harapan sederhana yang penuh makna buat mereka.

Malampun tiba, adik-adik sudah dikenyangkan dengan makan malam dan sudah mandi bersih, mereka langsung berkumpul di depan panggung ketika MC malam itu membuka acara Panggung Hiburan. Suara riuh penuh semangat menggoyang Buper Ragunan. Serunya pengisi acara membuat adik-adik sungguh terhibur, mulai dari atraksi sulap Kak Ucok, dongeng dari Kak Awam, sampai penampilan musik dari Kilometer Band, Seven Icon, Indo Beatbox, Satrio Alexa, Budi Doremi, dan Letter S Band.

Malam itu ditutup dengan kemeriahan dan kegembiraan luar biasa, semuanya merasa terhibur, kompak menari-nari,  dan merasakan kebersamaan serta persahabatan yang kian mengental. Setelah panggung hiburan selesai, seluruh peserta kembali ke tenda masing-masing, beristirahat mengisi energi kembali sepanjang hari esok.

Menebak Aroma
Esok paginya Minggu 8 Juli 2012, musik sudah berkumandang di udara dari jam 5.30 pagi. Seluruh peserta mulai bangun dan bersiap-siap untuk senam pagi. Kak Yo sebagai instruktur mengajak adik-adik bersenam diiringi musik-musik dangdut. Senam pagi menyehatkan, membuat badan segar bugar, siap menyambut acara berikutnya.

Setelah senam pagi, peserta sarapan dan mandi, kemudian kembali ke area panggung untuk mendengarkan instruksi Games yang tersebar di 12 pos. Ada 6 Games seru yang mereka akan mainkan, seperti games ala Family Seratus, menebak aroma, mencari jalan dengan mata tertutup, dan games menantang lainnya.

Selanjutnya mereka makan siang dan beres-beres tenda, kembali menuju area panggung untuk mengikuti acara penutupan, pemberian hadiah dan pemulangan adik-adik peserta.

Kebersamaan selama 2 hari ini banyak memberikan cerita dan pengalaman berarti buat adik-adik maupun kakak, lahir dari jembatan persahabatan yang terjalin. Melalui Jambore Sahabat Anak XVI (JSA XVI) ini, semoga adik-adik sadar dan memahami bahwa mereka juga punyak hak untuk bersuara, menelurkan pendapat dan berpartisipasi. Dan semoga ini membuka mata kita semua untuk dapat lebih menghargai pendapat mereka.

Terima kasih kepada seluruh Sahabat yang sudah mendukung acara ini, mari terus bersemangat menjadi Sahabat untuk anak-anak marjinal/jalanan, untuk generasi penerus bangsa, untuk Indonesia yang lebih baik!

Salam Sahabat,

Vina Puspita
Ketua Panitia JSA XVI

Jambore Sahabat Anak 2012